PRIVE URI-CRAN SOLUSI TEPAT ATASI ANYANG-ANYANGAN

 Solusi Mengatasi Anyang-anyangan

Pasti banyak di antara kita yang pernah mengalami sakit buang air kecil dan air kemih susah keluar padahal hasrat untuk buang air kecil sangat kuat. Gejala ini kebanyakan dialami oleh perempuan, tapi tak jarang laki-laki juga mengalaminya. Masyarakat kita biasa menyebut gejala ini dengan istilah anyang-anyangan.

Walaupun banyak yang pernah mengalami, tapi tak banyak yang tahu apa dan bagaimana mengatasi susah buang air kecil akibat anyang-anyangan. Apalagi bila gejalanya tergolong ringan, banyak yang menganggap sepele dan tidak melakukan tindakan yang tepat untuk mencegahnya muncul kembali.
Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan
gejala anyang-anyangan

Saat masih anak-anak saya juga pernah beberapa kali mengalami sakit buang air kecil akibat anyang-anyangan. Selain rasa sakit dan panas, air kemih hanya keluar sedikit walaupun saya sudah mengejan.
Dan orang-orang tua jaman dulu punya cara yang unik untuk mengatasinya. Ada yang mengikat jempol kakinya dengan batang padi dan ada pula yang menyuruh kita mengoles pusar dengan kapur sirih. Mungkin karena belum tahu penyebab sakit buang air kecil tersebut, sehingga penanganannya masih mengikuti cara turun temurun. Dan saya waktu itu menurut saja saat disuruh mengoles pusar dengan kapur sirih, he. 

Kini jaman sudah lebih maju. Ada cara mengatasi anyang-anyangan yang lebih teruji dan terbukti.

Fakta Tentang Anyang-anyangan

Anyang-anyangan adalah gejala akibat adanya masalah pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah dalam penyimpanan air seni di kandung kemih. Dalam dunia kedokteran istilah ini disebut dengan infeksi saluran kemih.

Gejala awal terjadinya gangguan pada saluran kemih kadang-kadang samar dan tidak spesifik. Tapi beberapa kondisi berikut ini dapat mengindikasikan bahwa anda mengalami masalah di saluran kemih :
  • keinginan kuat untuk buang air kecil tapi susah keluar.
  • frekuensi lebih sering, tapi volume air kemih hanya sedikit.
  • rasa perih saat buang air kecil.
  • nyeri pada panggul bila terjadi pada wanita.
  • jika dialami oleh pria akan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
  • urine berbau menyengat, lebih pekat dan kadang-kadang mengandung darah.
  • merasa lelah dan kurang sehat.
  • demam bila terjadi infeksi yang lebih lanjut.

Penyebab Anyang-anyangan

Saat kuman bakteri atau jamur masuk melalui lubang kemih, kuman ini dapat menempel dan berkembang biak di saluran kemih bagian bawah ( uretra dan kandung kemih ). Inilah yang menjadi penyebab sakit saat buang air kecil, rasa perih saat berkemih dan air kemih susah keluar.
Bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, kuman dapat masuk lebih jauh ke saluran kemih bagian atas ( ureter dan ginjal ), yang menimbulkan gejala demam, mual muntah dan nyeri di bagian punggung samping. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah serius seperti kerusakan ginjal dan infeksi yang menjalar ke seluruh sistem tubuh.
Jadi ternyata, anyang-anyangan tidak sesepele yang kita bayangkan ya.
Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan
Perbandingan panjang uretra laki-laki dan wanita.
Panah merah menunjukkan arah masuknya kuman penyebab infeksi.

Bakteri E.Coli terbukti paling sering menyebabkan infeksi saluran kemih. Dan perempuan beresiko lebih tinggi dibanding laki-laki karena uretranya lebih pendek sehingga lebih mudah terinfeksi kuman dari luar ( anus ). Selain itu wanita yang mengalami keputihan sangat rentan mengalami infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri Clamydia jika daerah kewanitaan ( jalan lahir ) tidak terjaga kebersihannya.

Cara Mengatasi Anyang-anyangan

Bila anda mengalami gejala-gejala anyang-anyangan, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan tim medis. Apalagi bila disertai demam, mual, nyeri pinggang atau adanya darah dalam air kemih. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk melihat penyebab infeksi, sejauh mana infeksi telah menyebar dan pemberian terapi antibiotik yang tepat untuk mengatasi infeksi.

Selain pengobatan untuk infeksinya, hal yang tak kalah penting adalah tindakan untuk mencegah gejala anyang-anyangan tersebut datang kembali.

Infeksi saluran kemih sangat erat kaitannya dengan kebersihan diri khususnya daerah kewanitaan. Beberapa hal berikut dapat kita lakukan untuk mencegah masuknya kuman ke dalam saluran kemih :

1. membilas dengan benar

Pada wanita, letak anus dan lubang kemih yang berdekatan menyebabkan kuman mudah berpindah dari anus ke lubang kemih. Membilas dari depan ke belakang adalah cara yang benar untuk menghindarkan berpindahnya kuman dari anus ke saluran kemih.

2. menjaga kebersihan

Kuman yang ada di daerah organ intim dapat masuk ke saluran kemih saat berhubungan seksual. Karena itu bagi setiap pasangan hendaknya membersihkan organ intim dengan air bersih sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual. Dan yang perlu diperhatikan, tidak disarankan membersihkan organ intim dengan sabun karena dapat mempengaruhi pH di daerah organ intim, utamanya pada wanita.

3. jangan menahan kencing

Infeksi saluran kemih terjadi akibat bakteri E. Coli menempel dan berkoloni di saluran kemih. Saat kita menahan buang air kecil, artinya kita memberikan waktu lebih banyak bagi bakteri untuk menempel dan berkembang biak. Jadi, sesibuk apapun, sempatkan beberapa menit untuk mengosongkan kantung kemih kita ya.

4. tidak menggunakan celana dalam ketat

Kuman terutama jamur sangat menyukai suasana hangat dan lembab. Kebiasaan menggunakan celana dalam yang ketat dapat menyebabkan kuman berkembang biak di daerah kewanitaan. Terlebih pada wanita yang mengalami keputihan, kebiasaan ini harus dihindari.

5. mandi dengan air mengalir

Mandi dengan air mengalir dapat meluruhkan kuman yang ada di badan kita. Sedangkan mandi rendam ( bath up ) menyebabkan kuman tinggal bersama air rendaman dan berpotensi menempel dan menyebabkan infeksi.

6. personal hygiene di fasilitas umum

Saat mendengar kata toilet umum, pasti yang terpikir adalah kondisinya yang "kurang bersih". Air yang tercemar dan toilet umum yang kurang bersih dapat menjadi tempat berkembangnya kuman. Jangan segan untuk membawa tisu atau handuk kecil ketika hendak buang air kecil di toilet umum. Bila perlu bersihkan dudukan closet sebelum memakainya dan biasakan mencuci tangan dengan benar sebelum dan sesudah membersihkan diri.

Cara Alami Menjaga Kesehatan Saluran Kemih

Cukup minum air putih adalah salah satu cara mudah dan alami untuk menjaga kesehatan saluran kemih. Pada ginjal yang sehat, asupan cairan yang cukup akan mengoptimalkan fungsi ginjal, buang air kecil lancar dan akan meminimalkan kuman yang berdiam di kandung kemih. Ini artinya cukup minum air putih juga bermanfaat mencegah sakit buang air kecil dan mengatasi susah buang air kecil akibat anyang-anyangan.
Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan
jumlah kebutuhan air putih

Selain cukup minum air putih, rajin mengkonsumsi buah Cranberry adalah pilihan tepat untuk menjaga kesehatan saluran kemih. Cranberry mengandung Proanthocyanidins, antioksidan yang bermanfaat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Selain itu antioksidan ini juga memiliki sifat anti adhesi yang membuat bakteri tidak menempel pada saluran kemih.
Buah Cranberry Untuk Menjaga Kesehatan Saluran Kemih
Buah Cranberry

Cranberry telah diketahui khasiatnya sejak jaman nenek moyang suku India kuno. Beberapa tahun terakhir ini Cranberry populer sebagai sumber vitamin dan antioksidan. Kemudian ekstrak Cranberry mulai digunakan sebagai bahan dasar produk kecantikan dan kesehatan saluran kemih. Dan pada bulan April 2004 lembaga pengawasan obat dan makanan Perancis, AFSSA mengijinkan jus buah Cranberry sebagai anti bakteri untuk kesehatan saluran kencing.
Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan

Prive Uri-cran, Suplemen Ekstrak Buah Cranberry

Manfaat yang terkandung dalam buah Cranberry sangatlah banyak, tapi sayang tak mudah untuk menemukan buah ini di Indonesia. Bahkan sekalipun saya belum pernah melihat langsung penampakan buah ini. Namun tak perlu khawatir, khasiat alam buah Cranberry kini dapat kita temukan dalam Prive Uri-cran.
Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan

Prive Uri-cran adalah produk suplemen dari Combiphar yang berisi ekstrak Cranberry. Tersedia dalam sediaan kapsul dan powder sachet, Prive Uri-cran praktis untuk dibawa ke mana saja dan diminum kapan saja.

1. Prive Uri-cran

Prive Uri-cran dalam sediaan kapsul mengandung 250 mg ekstrak Cranberry. Sediaan kapsul ini praktis dan mudah dikonsumsi, karena tinggal telan dengan sedikit air atau makanan. Tapi bagi orang seperti saya yang hanya bisa minum kapsul dengan makanan halus, barangkali Prive Uri-cran Plus dalam sediaan powder sachet bisa menjadi pilihan lainnya.
Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan

2. Prive Uri-cran Plus

Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan
Prive Uri-cran Plus mengandung 375 mg ekstrak Cranberry dan probiotik ( bakteri baik ) yang bermanfaat menjaga kesehatan saluran kemih. Prive Uri-cran Plus ini tersedia dalam sediaan powder sachet yang disajikan dengan menambahkan air putih menjadi minuman segar.

Minum suplemen dalam bentuk minuman segar, pastinya lebih menyenangkan dibanding minum suplemen dalam bentuk kapsul, terutama untuk saya yang selalu kesulitan kalau minum tablet atau kapsul, sediaan powder sachet akan lebih cocok. Dan selain khasiat dari ekstrak Cranberry, air yang kita minum akan ikut andil mengoptimalkan fungsi ginjal.
Tapi apapun pilihannya, Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus menghadirkan manfaat buah Cranberry untuk memelihara kesehatan saluran kemih dan mencegah anyang-anyangan.
Prive Uri-cran Solusi Mengatasi Masalah Anyang-anyangan
perbandingan komposisi prive uri-cran dan prive uri-cran plus
Nah, bagaimana dengan anda, sudahkah melakukan berbagai upaya untuk mencegah anyang-anyangan dan memelihara kesehatan saluran kemih ?

Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus bisa didapatkan di :

Prive Uri-cran Mengatasi Masalah Anyang-anyangan

Referensi :


ANTARA BAKMI MEWAH DAN INDOMIE REAL MEAT

Mie memang menjadi makanan favorit masyarakat kita. Karena itu tak heran bila produsen mie instan berlomba-lomba membuat inovasi agar produknya mendapatkan tempat di hati konsumennya. Dari variasi rasa, penampilan dan kemasannya yang semakin menarik perhatian. Dan biasanya begitu sebuah varian mie diluncurkan maka akan ada merk lain yang mengeluarkan produk yang hampir serupa.

Pengalaman saya ini juga masih seputar dua merk mie instan yang saya pikir serupa, tetapi ternyata tidak sama. Kejadiannya sekitar beberapa bulan yang lalu waktu saya mengikuti kompetisi blog yang diadakan oleh Bakmi Mewah.

Sebenarnya saya pernah mencicipi Bakmi Mewah ini sekali, pas adik saya memasaknya. Tapi untuk persiapan lomba blog tentu saja saya harus mencobanya lagi dan mengambil beberapa foto dokumentasi untuk mendukung tulisan saya.

Untuk keperluan tersebut, suatu hari saat pulang kerja, saya sempatkan mampir ke supermarket yang biasa saya belanja. Di supermarket ini persediaan mie instan cukup lengkap. Dan karena pikiran saya hanya tertuju pada Bakmi Mewah makanya saya tak butuh waktu lama untuk menemukan yang saya cari. Yang saya ingat dari Bakmi Mewah adalah kemasan boxnya yang eksklusif, yang berbeda dari mie instan yang lain. Begitu saya lihat, saya ambil dan kemudian lanjut mengambil beberapa item belanjaan lainnya. Sesampainya di rumah mie nya masih dianggurin sampai sampai ada waktu untuk eksekusi.

Tidak yang aneh dari proses memasak mienya sampai mie itu siap di piring dan siap disantap. Semuanya tampak wajar-wajar saja. Hanya memang warnanya yang agak kecoklatan, membuat saya sempat terbesit kok agak beda dengan yang dulu pernah saya makan. Waktu mie ini saya santap saya masih berpikir ini adalah Bakmi Mewah. Tapi saya sempat bilang pada Ibu saya kok rasa mie nya kayak beda dengan mie yang saya makan sebelumnya.

Sampai akhirnya saya menelisik boxnya untuk melihat kandungan gizinya, ya ampuun ... baru ketahuan kalau ini bukan Bakmi Mewah. Mie yang saya makan barusan tadi adalah Indomie Real Meat. Baru ketahuan kenapa ada yang terasa aneh sejak tadi ...

Saya pikir satu-satunya mie instan dengan kemasan box hanya Bakmi Mewah. Ternyata tidak. Ada mie lain yang kemasannya sekilas mirip. Dan saya ... kena deh ! he ..

Ngomong-ngomong, apa sih beda antara keduanya ?

Bakmi Mewah adalah mie instan dengan 'genre' yang berbeda dari kebanyakan mie yang ada di pasaran. Bumbunya lebih didominasi aroma minyak dan daun bawang dibanding asin-gurihnya bumbu mie goreng pada umumnya. Dan pastinya ada taburan daging ayam asli yang membedakannya dengan mie yang kita lihat sebelumnya.

Sedangkan Indomie Real Meat, menurut saya adalah mie instan goreng dengan tambahan daging ayam asli dan jamur. Cara membuatnya sama seperti mie goreng instan pada umumnya, hanya pada bumbu yang seperti pasta itulah terdapat potongan ayam dan jamur sebagai pembedanya. Dan Indomie Real Meat ini mempunyai beberapa varian rasa, berbeda dengan Bakmi Mewah yang satu jenis rasa saja.


Menurut saya keduanya tak bisa di "versus" kan. Karena masing-masing punya rasa yang berbeda. Dan pastinya tiap lidah itu mempunyai selera masing-masing. Jadi, untuk tahu mana rasa yang paling enak, silahkan dicoba sendiri ya. Kalau saya pribadi sementara ini lebih memilih Bakmi Mewah yang menurut saya rasanya lain dari pada yang lain, sedap tapi tidak eneg.

Untuk kemasannya, saya akui Indomie Real Meat ini sukses menjadi pesaing Bakmi Mewah.  Oh ya, walaupun saya nggak menang ikutan lomba kreasi Bakmi Mewah ini, tapi saya masih tetep suka sama yang namanya mie, apapun itu jenisnya, he.
Nah, teman-teman suka mie juga ? Yuk nge-mie. Jangan lupa bahagia ya !


HANDPHONEKU DARI JAMAN KE JAMAN

Banyak hal berubah seiring berubahnya waktu. Begitu juga dengan handphone yang pernah saya pakai, selalu berbeda dari jaman ke jaman. Masing-masing punya cerita dan kesan yang masih saya ingat hingga kini.

Saya termasuk orang yang tak tergesa-gesa bila ingin membeli suatu barang. Apalagi barang kebutuhan tersier yang relatif mahal harganya. Biasanya saya akan mengendapkan keinginan tersebut untuk beberapa lama. Bisa berakhir dengan membeli, bisa juga akhirnya batal membeli setelah lupa akan keinginan tersebut. Seperti itu juga saat dulu ingin membeli handphone. Handphone bagi saya bukan barang murah, tapi kebutuhan komunikasi dengan saudara-saudara yang merantau dan teman-teman di tempat kerja mengharuskan saya memiliki gadget satu ini.

Handphone pertama saya adalah Samsung C200. Belinya nitip sama teman karena waktu itu saya tidak familiar dengan handphone dan segala pernik-perniknya.

Kejernihan suara dan gambar adalah kelebihan dari produk-produk Samsung saat itu. Walaupun mungil handphone ini dapat menyimpan ribuan entri di phonebooknya. Jadi kita tak perlu khawatir kehabisan tempat untuk nomer kontak teman-teman dan saudara. Dengan layar 1,6 inchi Samsung C200 memberikan pengalaman baru bagi saya saat men-download ringtone dan gambar-gambar unik untuk wallpaper. Berasa keren sudah bisa koneksi internet dengan handphone, padahal cuma download gambar dan suara saja, he.

Kerusakan handphone Samsung ini bermula saat baterainya agak sulit dipasang di bodynya. Ternyata itu disebabkan karena baterainya yang mulai menggelembung. Karena sulit mencari baterei original, teman saya memberikan baterai KW untuk dicoba. Tapi itu juga tak terlalu membantu, sehingga akhirnya si mungil C200 harus berakhir dan harus saya carikan gantinya. Saya harus rela melepas hape kesayangan saya ini.

Berbekal review dari Tabloid Pulsa saya memilih Nokia 5070. Belinya juga lewat teman. Warnanya eye catching, pengoperasiannya mudah dan keypadnya juga nyaman digunakan. Dan pastinya harganya sesuai dengan budget saya. Dengan layar 1,8 inchi kita sudah bisa menjelajah dunia maya, walaupun dengan tampilan sangat sederhana. O ya, Nokia 5070 ini juga sangat nyaman digenggam karena body nya sedikit lebih tebal dengan sisi depan belakang yang rata, mirip bentuk balok.

Kurang lebih 3 tahun hape ini menemani hari-hari saya sampai suatu ketika hape ini tak lagi bersuara. Bisa dibilang handphone ini akhirnya rusak karena faktor kelalaian saya sendiri. Beberapa kali jatuh dan kontak dengan air sepertinya menjadi penyebab matinya volume dan kemudian menyusul kerusakan lainnya. Sebenarnya saya berharap hape kedua ini bisa bertahan lebih lama. Tapi apa mau dikata ...

Setelah dua hape sebelumnya memakai keypad default ( bener enggak ya ini istilahnya ?! ), kali ini saya tertarik untuk memiliki handphone dengan qwerty keypad. Saya pikir hape dengan qwerty keypad itu layarnya lebih lega pasti akan lebih leluasa untuk mengetik pesan atau internetan. Kali ini tidak lagi minta bantuan teman. Saya sudah keluar dari zona katrok dan sudah pede tanya harga dan menawar gadget di mall elektronik. Handphone ke-3 ini bukan merk ternama. Bisa dibilang coba-coba dan pengin tampil beda. Melihat harganya yang lumayan, saya berharap kinerjanya juga sepadan.

Rupanya saya kurang beruntung. Justru dari hape ini saya mengalami berbagai keluhan yang belum pernah saya temui sebelumnya. Tombol delete adalah masalah pertama yang saya temui di hape ini. Tombol delete ini tidak hanya menghapus satu per satu karakter di layar message, tetapi semua karakter di layar akan terhapus, sehingga kita harus mengetik ulang dari awal lagi. Tak hanya merepotkan tapi juga menjengkelkan. Ada yang bilang, mungkin saya yang terlalu keras mencetnya. Tapi belakangan saya buktikan handphone lain beroperasi dengan baik di tangan saya. Tidak ada tombol delete yang error seperti ini.

Saya masih berusaha menaklukkan si tombol delete ini, hingga suatu ketika hape ini tak bisa lagi di hidupkan kan. Saya bawa ke service centernya, dibilang sama CS nya untuk nge-charge hape sebelum baterainya habis.
Ok, saran sudah dilaksanakan. Tetapi tak berapa lama terjadi lagi hal serupa. Dan memang masalah bukan terletak pada cara nge-chargenya, karena akhirnya hape ini divonis : harus ganti baterai.
Lalu apakah baterainya tersedia ? Ternyata tidak ada dan harus inden dulu.
Setelah ditunggu-tunggu baterai pun tak kunjung didapatkan. Dan belakangan service center yang ada di Yogya pun saya lihat tutup dan tidak tahu pindah ke mana. Saya juga tak berniat mengontak service center pusatnya di Jakarta karena bagi saya handphone ini sudah berakhir dan lebih baik dicarikan gantinya.

Handphone ke-4 adalah Nokia Asha 302. Tampak luarnya sangat mirip dengan hape sebelumnya, tapi pengoperasiannya jauh lebih mudah. Browsing dan chatting lancar. Keypadnya juga nyaman digunakan. Hanya sayang belum mendukung dual simcard sehingga tidak bisa menggunakan paket internet selain dari simcard lama. Tapi chasing Nokia ini mudah sekali dibuka-tutup. Jadi kalau mau pasang-copot simcard sih sebenarnya mudah saja.

Saya pikir ini akan menjadi handphone terlama yang akan saya pakai. Ternyata saya salah. Saya memakai hape ini kurang lebih 2,5 tahun saja dan beralih ke android karena tak tega dengan keypadnya yang selalu diforsir untuk berbalas pesan di group chatting. Ya, mau tak mau saya harus mengikuti arus teknologi yang semakin maju dan berkembang.

Hingga saat ini hp Nokia ini masih bertahan, dipakai oleh ibu saya, he.
Sejak April 2015 saya memakai beralih ke handphone android yang memanjakan penggunanya dengan berbagai fitur mutakhirnya. Browsing, chatting, ber-sosmed dan menulis di blog menjadi sangat mudah, kapan saja dan di mana saja. Bahkan saat pertama handphone ini dihidupkan, kita sudah menggenggam sedemikian banyak aplikasi. Dan yang paling menyenangkan ada 2 slot simcardnya yang memungkinkan kita menyematkan simcard ke-2 tanpa membuang simcard lama.

Dan hari-hari ini smartphone seperti tak lepas dari keseharian. Sudah persis seperti tagline di iklannya 'nggak ada matinya', he.
Entah sampai kapan saya akan bertahan dengan smartphone ini. Saya akan menuliskannya ceritanya ketika nanti hape ini sudah berganti. Sejauh ini sih belum ada alasan untuk menggantikannya.
sumber : www.google.es
Sejarah peradaban terbaca dari benda-benda yang ditinggalkannya. Selalu ada masa jaya sebelum akhirnya digantikan oleh generasi berikutnya. Tapi benda mati tetaplah tak berarti bila manusia tak menjadikannya lebih bermakna.


TENTANG BERALIH KE TOP LEVEL DOMAIN

Akhir tahun 2016 kemarin, saat blog ini berusia 5 tahun sebenarnya saya merencanakan untuk beralih menggunakan top level domain ( TLD ). Tapi karena satu dan lain hal, rencana tersebut belum terlaksana. Namun begitu, niat untuk beralih ke TLD tersebut masih menggelitik pikiran saya sampai saat ini.
Top Level Domain

Waktu awal nge-blog, saya tidak tahu apa itu domain blog dan top level domain. Saya masih sibuk mengutak atik template sehingga kurang memperhatikan bahwa ada banyak ilmu tentang blog yang belum saya ketahui.

Karena ketidaktahuan itu, tak pernah terlintas di benak saya untuk bisa memiliki blog dengan domain TLD karena saya pikir syaratnya pasti sulit dan biayanya mahal. Ternyata apa yang saya pikirkan itu tak sepenuhnya benar. Setelah bergabung di komunitas blogger banyak pencerahan yang saya dapat mengenai top level domain. Dan semakin saya mengulik tentang domain TLD ini semakin tertarik pula saya untuk migrasi ke top level domain.

Top level domain sering dikaitkan dengan serius tidaknya seorang blogger dalam mengelola blognya. Cukup beralasan juga karena adanya biaya untuk menyewa domain menunjukkan bahwa pemilik blog bersungguh-sungguh untuk mengelola blognya. Selain itu posisi top level domain yang diutamakan di mesin pencari membuat blog dengan TLD dipandang lebih istimewa. Sehingga banyak kerjasama yang hanya ditawarkan pada blog dengan TLD tapi tidak untuk blog dengan domain gratisan.

Saya sendiri melihat top level domain membuat blog terlihat keren dan profesional. Selain nama blog yang lebih singkat dan mudah diingat, alamat blog yang lebih sesuai tema atau memakai nama kita akan lebih berkesan bagi pembaca.

Tentu memilih dan berpindah ke top level domain bukan tidak ada resikonya. Selain ada biaya untuk sewa domain, ada kemungkinan error dalam perjalanannya. Hal itu cukup membuat saya khawatir, karena walaupun blog ini sederhana, butuh waktu dan tenaga untuk membangun dan memelihara blog ini.

Saya sering bertanya pada diri sendiri, apa tujuan saya ingin berpindah ke top level domain. Apakah untuk sekedar keren atau ada tujuan yang lebih dari itu ? Karena ngeblog bagi saya masih sebatas hobi, untuk menyalurkan kegemaran menulis, untuk bercerita atau medokumentasikan kegemaran saya baking. Serius menulis pastinya iya, dalam arti menulis dengan bahasa yang baik agar mudah dipahami dan bermanfaat bagi banyak orang. Tetapi serius dan fokus sebagaimana blogger profesional mungkin belum bisa, he.

Setelah mempertimbangkan berbagai hal, terpikir oleh saya untuk menyewa domain selama beberapa waktu, misal 2 tahun dulu. Dalam perjalanannya nanti akan banyak pengalaman yang saya dapat dan itu akan menjadi pertimbangan untuk memutuskan apakah sewa domain akan diperpanjang atau tidak.
Sepertinya ini pilihan yang paling baik untuk dicoba. Kapan ya berani untuk memulai ... ?

'MANIS'NYA KULINER YOGYAKARTA DALAM BIDIKAN ASUS ZENFONE


Kalau kita melihat betapa banyak ragam budaya di Indonesia, maka tak heran bila kekayaan kulinernya juga luar biasa. Masing-masing mempunyai keunikan sendiri dari namanya, rasanya dan penampilannya.

Seperti daerah lainnya, Yogyakarta juga mempunyai banyak ragam kuliner yang khas. Dan sebagai penyuka kuliner yang tinggal di Yogya, saya juga sering mendokumentasikan aneka kuliner yang saya temui, apalagi kalau tampilannya unik dan menarik.

Seperti berikut ini, foto sepiring nasi gurih yang saya ambil saat perayaan Sekaten di Yogyakarta setahun lalu.

Nasi gurih ini ( biasa disebut sego gurih ) adalah nasi uduk yang hanya ada pada saat perayaan sekaten. Porsinya kecil saja, dengan lauk daging ayam sesuwir, secuil dadar telur, sejumput kedelai hitam goreng dan kerupuk rambak. Bisa jadi kurang mengenyangkan untuk sebagian orang.
Saya mengenal nasi gurih ini sejak kecil dan komposisinya tidak banyak berubah hingga sekarang.

Kalau ini adalah nasi pecel ( sego pecel ) yang banyak dijual di kawasan Malioboro, tepatnya di sekitaran pintu masuk Pasar Beringharjo.

Nasi pecel ini dijual beserta lauk pelengkapnya seperti bakmi, bacem tempe tahu, sate puyuh, sate udang dan aneka gorengan lainnya. Biasanya pengunjung mampir ke sini untuk sarapan pagi setelah berolah raga atau sambil jalan-jalan di sekitaran Malioboro.

Bicara tentang kuliner Yogyakarta, tak lengkap bila gudeg belum disebut. Walaupun banyak yang menganggap makanan ini terlalu manis ( terutama teman-teman saya yang berasal dari luar Jawa ), tapi gudeg ini telah menjadi ikonnya kota Yogya dan akan selalu dicari untuk menggenapkan kunjungan ke kota ini.

Dan berikut ini adalah bakpia, oleh-oleh favorit para pelancong.

Kini ada ratusan merk bakpia yang ada di Yogyakarta. Kalau dulu bakpia dikenal dengan namanya yang berupa 'nomor' kini merk bakpia sudah sangat beragam. Harganya pun sangat bervariasi, dari yang agak murah hingga mahal. Silahkan dicicip dan dipilih yang sesuai dengan selera teman-teman.

Saat ini, di mana orang sangat mudah mengakses internet menggunakan smartphone, dokumentasi obyek-obyek menarik juga lebih sering memakai smartphone ketimbang kamera saku atau DSLR.
Saya pun demikian, semua foto-foto kuliner di atas, saya ambil dengan ASUS ZenFone 5 Lite, smartphone pertama saya, yang selama 2 tahunan ini menjadi partner setia memotret obyek-obyek menarik baik di rumah atau saat bepergian.

Sebelum memiliki smartphone saya memakai kamera saku untuk membuat foto untuk berbagai keperluan. Dari folder kamera, foto kemudian saya pindahkan ke laptop untuk diedit dan diberi water mark. Dan dari laptop tersebut saya bisa menggunakan foto untuk blogpost atau berbagi ke media sosial.
Sejak memiliki ASUS ZenFone, proses tersebut menjadi lebih simpel. Saya langsung bisa memotret, mengedit dengan berbagai aplikasi di smartphone dan meng-uploadnya.

Salah satu alasan saya memilih ASUS ZenFone adalah fitur kameranya yang mumpuni. Dengan teknologi PixelMaster Camera, smartphone ASUS mampu menghasilkan gambar yang bagus dan berkualitas meskipun foto diambil pada cahaya yang kurang memadai.
PixelMaster adalah teknologi yang dikembangkan oleh ASUS yang menggabungkan antara software, hardware dan desain lensa untuk mendapatkan kualitas gambar yang mengagumkan.

Selain itu ASUS ZenFone juga memberikan kemudahan bagi kita untuk berkreasi dengan berbagai mode pemotretan dan penggunaan setting manual yang mudah. Dari menu kamera kita bisa memilih mengatur secara manual ( manual setting ) atau menggunakan berbagai mode pemotretan yang ada.
sumber : screenshot ASUS ZenFone

Pada mode manual kita dapat mengatur keseimbangan putih, tingkat pencahayaan, ISO, resolusi dan berbagai pengaturan kamera lainnnya sesuai keinginan.

Dan ini adalah beberapa mode pemotretan di ASUS ZenFone :
sumber : screenshot ASUS ZenFone
Berbagai mode pemotretan ini memberikan pengalaman fotografi yang unik bagi mereka yang ingin berkreasi dengan foto memakai hape pintar ini. Saya sendiri belum mencoba semua mode tersebut, tapi beberapa di antaranya sering saya gunakan. Berikut ini contohnya :

Auto ( Mode Otomatis )

Pada mode ini, pengaturan ISO, pencahayaan, white balance, semua diatur otomatis oleh kamera. Kita tinggal arahkan kamera dari sudut terbaik hingga fokus dan tinggal 'klik' saja.
Saya sering memakai mode ini pada tempat yang terang ( kaya cahaya ), misalnya saat memotret pada siang hari yang cerah.

HDR ( High Dynamic Range )
Fitur ini akan mengambil gambar dengan tingkat cahaya normal, tingkat cahaya kurang dan tingkat cahaya lebih, yang kemudian diolah menjadi foto dengan tingkat pencahayaan terbaik dan natural. Fitur ini memungkinkan kita mengambil gambar obyek yang membelakangi sumber cahaya dengan lebih jelas.

ASUS ZenFone menunjukkan kepintarannya saat kita memilih mode pemotretan yang kurang tepat. Biasanya di layar secara otomatis akan muncul ikon yang menawarkan mode pemotretan yang lebih cocok. Contohnya : saat kita memotret obyek yang kurang cahaya dengan menggunakan mode otomatis, maka di layar akan muncul ikon bergambar burung hantu yang artinya menyarankan kita untuk menggunakan mode cahaya redup.

Depth of Field ( Kedalaman Bidang )
Depth of field atau kedalaman bidang memberikan hasil foto dengan obyek dekat menjadi jelas dengan latar belakang yang blur layaknya foto yang diambil dengan kamera DLSR.
Untuk mode ini penting sekali untuk menjaga kamera tetap stabil ( sekitar 3 detik ) sejak tombol kamera ditekan. Kalau kamera bergerak maka fokus akan bergeser ke obyek lainnya dan hasilnya mungkin tidak sesuai keinginan kita. Saya kadang harus selalu berkali-kali mengulang untuk bisa mendapatkan gambar yang paling oke. Tapi kalau teknik kita benar, hasilnya memang memuaskan, seperti gambar-gambar yang diambil oleh food fotografer beneran, he.

Miniature ( Mode Miniatur )
Hampir sama hasilnya dengan mode Depth of field, hanya bedanya, pada mode ini kita sendiri yang mengatur luas gambar yang akan dibuat fokus. Begitu juga dengan tebal atau tipis efek 'blur'nya, bisa diatur sesuai keinginan kita. Area yang menjadi fokus bisa berbentuk lingkaran atau memanjang. Mode ini lebih mudah diterapkan untuk sekedar mendapatkan obyek yang fokus dengan gambar di sekitarnya blur. Saya sendiri lebih menyukai hasil foto Depth of Field untuk kesan blur dan keseluruhan gambar yang dihasilkan.

Kamera profesional tentunya akan memberikan hasil yang lebih baik. Tetapi bagi saya yang memang bukan fotografer profesional, jepretan Asus Zenfone sudah sangat membantu saya mendapatkan foto yang bagus. Dan keberadaan Asus Zenfone ini cukup meredam keinginan saya yang sejak dulu sangat kepengen membeli kamera DSLR. Dan semoga rencana ke depan saya terwujud, yaitu memiliki ASUS ZenFone dengan kapasitas baterai yang lebih besar, agar aktivitas memotret dengan smartphone semakin menyenangkan.

Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel.

sumber :
www.asus.com
pengalaman pribadi