21 September 2016

Tepung Sagu atau Tepung Tapioka.

Waktu Idul Adha kemarin, sempat mikir-mikir apa yang mau dibuat dengan daging qurban supaya makannya tidak bosan. Dan bakso masih menjadi alternatif karena selain bisa dikreasikan menjadi macam-macam masakan, bakso bisa disimpan agak lama di freezer.

Nah, gara-gara kepengen membuat bakso ini pula saya kembali teringat dan mengulik tentang tepung sagu dan tapioka. Karena di resep baksonya selalu ada bahan tepung tersebut.

Mungkin banyak yang awalnya seperti saya. Kalau sudah di supermarket pasti lama milih-milih mana yang sagu dan yang mana yang tapioka.

30 July 2016

Pengalaman Menggunakan Oven Listrik

Setelah lama tak menulis dan kangen menulis, akhirnya saya punya kesempatan menuliskan sesuatu di blog ini. Ini adalah sedikit cerita saya waktu mencoba oven listrik baru.

Bisa dibilang oven adalah salah satu gadget wajib bagi mereka yang hobi-hobi baking. Termasuk saya yang sudah sejak lama mengidamkan oven listrik ( otrik ). Sepertinya asyik gitu kalau di rumah ada otrik. Tapi keinginan untuk membeli otrik ini sempat tertunda cukup lama.



Ada beberapa faktor yang menyebabkan keinginan membeli otrik selalu tertunda. Diantaranya adalah rendahnya daya listrik di rumah dan konsumsi listrik yang lumayan tinggi dari penggunaan otrik itu sendiri.

31 May 2016

Cake Pisang

Cake ini jenis cake pembuatannya simpel dan dikenal anti gagal. Itulah kenapa waktu mencoba oven listrik baru, saya pilih resep ini. Tadinya mau pakai resep poundcake polos saja, tapi lihat ada pisang di rumah yang sudah matang sekali, sayang kalau tidak dicobakan ke resepnya. Walaupun resep hasil utak atik, tapi hasilnya tak mengecewakan.

Bahan :
  • 150 gram margarin
  • 150 gram gula pasir
  • 3 butir telur
  • 150 gram tepung terigu
  • sepucuk sendok teh baking powder
  • 1 buah pisang matang sekali, haluskan. 
Cara membuat :
    1. Siapkan loyang, oles margarin. ( Saya pakai loyang tulban ukuran diameter 18 cm. )
    2. Aduk tepung bersama dan baking powder, sisihkan.
    3. Kocok margarin hingga lembut.
    4. Masukkan gula bertahap sambil terus dikocok hingga berwarna pucat. Sesekali keruk bagian pinggir mangkuk agar semua bahan terkocok rata.
    5. Masukkan telur satu per satu bergantian dengan satu sendok terigu, sambil dikocok hingga rata.
    6. Masukkan sisa tepung terigu secara bertahap, aduk rata.
    7. Tuang ke dalam loyang, panggang hingga matang.



    Sejak mengocok adonan, oven sudah mulai saya panaskan. Setelah adonannya siap, langsung saya masukkan di rak tengah. Suhu saya set pada api bawah sekitar 170 derajat selama 35 menit. Karena ini pertama kali menggunakan oven listrik dan belum ada pengalaman sama sekali, beberapa kali saya lihat cake nya agar tidak gosong. Setelah pinggirnya kecoklatan, panas bawah saya matikan dan saya lanjutkan memanggang dengan panas atas 170 derajat selama beberapa menit.


    Untuk percobaan pertama ini lumayan lah. Tidak terlalu mengecewakan, walaupun bagian atasnya terlalu eksotis alias hampir gosong.

    21 May 2016

    Si Gemuk VS Si Kurus

    Pernahkah anda disapa oleh seorang teman, "Eh, kok tambah gemuk aja sih !"
    Atau malah sebaliknya, "Aduh ini anak kurus banget dari dulu, mbok digemukin badannya."
    Sebel mendengar pertanyaan serupa yang diulang-ulang ? Itu sah-sah saja. Tapi ada baiknya kalau sesekali anda menengok seberapa kurus atau gemuk badan kita.

    Tercapainya berat badan yang sesuai tinggi badan merupakan indikator kecukupan gizi pada orang dewasa. Saat berat badan jauh di luar ambang batas bukan hanya penampilan yang tak cantik dilihat, tapi juga akan menyebabkan munculnya berbagai risiko penyakit.

    31 March 2016

    Jejak di Garis Waktu : Pikiranku, Perasaanku dan Pilihanku

    Autobiografi biasanya ditulis oleh seorang public figure, tokoh politik, atau tokoh dunia. Banyak orang yang tertarik membacanya karena dalam tulisan mereka tersemat ide, gagasan yang tak jarang mampu menginspirasi banyak orang. Selain itu tak sedikit orang tertarik membaca autobiografi karena ada fakta yang selama ini tak pernah diungkapkan ke publik.
    Lalu aku bertanya-tanya bagaimana kalau yang menulis itu aku, "the ordinary people" yang tak dikenal masyarakat luas, apakah bisa menginspirasi banyak orang ? Hmm, bisa iya, bisa juga tidak.
    Apapun itu, inilah tulisannya singkat tentang aku.

    *~*~*~*~*
    Sebut saja namaku Yoen. Aku lahir dan besar di sebuah dusun kecil di Sleman Yogyakarta. Aku adalah anak kedua dari 3 bersaudara. Bapakku adalah seorang mandor proyek dan Ibu adalah wiraswasta pembuat emping melinjo.